*Jangan pernah berburuk sangka kepada Tuhan hanya karena keinginanmu belum didapatkan* *Tak ada yang sempurna, kita semua melakukan salah. Berhenti terus menyesalinya, karena yang penting kita belajar darinya* *Jika km tak bahagia, bukan berarti ada yg salah dengan hidupmu. Hanya ada yg salah dengan cara hidupmu*

Kamis, 18 Oktober 2012

KREASI TANPA BATAS ( flash light )

"my room..."
"namaku,,,,,"
"MY WINGS"
"ALLAHU AKBAR"
"light dragon II"

Hikmah dari Proses Biologi

          Pertama-tama, pada posting ini bukannya saya akan membahas sebuah pelajaran biologi, tetapi diposting ini saya hanya akan mengambil secuil hikmah yang bisa saya ambil pada sebuah proses biologi yang telah saya pelajari,...bukannya saya sombong,,hehe,,,tetapi saya hanya ingin berbagi dari apa yang saya dapatkan,,, karena saya sendiri anak IPA,,mungkin dari yang lain juga bisa berbagi sehingga kita bisa saling berbagi bersama di pizzahut,,eh salah,,hehe...g pke pizzahut maksud saya,,,,,
          Ya langsung aja ketimbang kelamaan......hehe...kita lihat gambar disamping, gambar disamping ialah suatu proses metabolisme dalam tubuh kita yang disebut glikolisis yang berarti proses pemecahan gula. Hasil dari proses ini adalah dua molokul piruvat yang setelahnya akan diproses kembali pada siklus krebs dan akan menghasilkan ATP yang digunakan sebagai energi untuk tubuh kita. Proses ini terjadi didalam sel yang terjadi dari 10 tahap pembentukan. Subhanallah...marilah kita berpikir dan merenungkan, Bagaimana Allah menciptakan suatu proses yang rumit didalam satu sel. Dan proses ini terjadi di tiap selyang kita tahu sendiri bahwa jumlahnya jutaan miliyar sel bahkan lebih.
          Sudahlah sunnatullah Allah menciptakan proses yang sedemikian rumit ini. Disini, Allah menunjukkan kepada kita sebuah pelajaran dari proses yang Allah ciptakan ini. Coba kita berpikir, kenapa Allah tidak langsung saja menciptakan langsung hasil akhirnya, tetapi Allah menciptakan suatu proses yang panjang dan rumit. Begitu juga didalam kehidupan kita. Jika kita ingin meraih sebuah kesuksesan, kita tidak bisa secara cuma-cuma mendapatkan kesuksesan itu, tetapi dibutuhkan sebuah proses, usaha, dan pengorbanan agar kita bisa meraih kesuksesan itu. Didalam proses ini, terjadi penyaluran fosfat oleh ATP sehingga menjadi ADP, atau bisa kita bilang bahwa ATP mengorbankan 1 fosfatnya sehingga menjadi ADP yang dengan pengorbanan itu maka proses glikolisis akan berjalan.
       

Jumat, 31 Agustus 2012

UMMI

Sebuah kata yang menginspirasi hidup ini. Ini adalah sebuah kata dimana jika seorang anak memerlukan sesuatu, dia akan menangis dan memanggil kata tersebut. Kata ini berasal dari bahasa Arab yang bermakna “IBU”. Ini dia, sesosok manusia yang paling berharga dalam hidup ini. Setelah mencintai الله dan rasul-Nya, dialah orang yang harus paling kita cintai, kemudian dia lagi, dia lagi, setelah itu adalah ayah kita.
Dalam perjuangannya selama 9 bulan 10 hari, dia selalu merawat kita yang masih berada dalam kandungan dengan penuh kasih sayang. Dia selalu melindungi kita dari segala marabahaya yang terjadi di luar, agar tidak terjadi keguguran. Pada waktu melahirkan, dengan penuh rasa kesakitan, dia berusaha mengeluarkan kita dari dalam rahimnya. Padahal waktu itu, kematian sedang berada dihadapannya. Tapi dia selalu berpikir, bagaimana caranya anak yang dia lahirkan bisa terlahir ke dunia dengan selamat tanpa memikirkan keselamatan dirinya.
Ini semua belum cukup, sesudah kita lahir, ibu kita selalu memberi kita makan berupa ASI. Dia selalu memberikan ASI selama 2 tahun, dan mengajari kita berjalan dari masih berbaring hingga kita bisa berjalan. Dalam waktu yang bersamaan, kita juga diajari berbicara, menulis, membaca olehnya. Kemudian berapa tahun berselang, kita disekolahkan olehnya dari Taman Bermain hingga Perguruan Tinggi.
Masih banyak lagi, perjuangan-perjuangan yang dilakukan oleh ibu kita. Dia melakukan perjuangan itu agar kita menjadi generasi yang rabbani. Dalam perjalanan hidup kita, luapan kemarahan darinya selalu hadir dihadapan kita. Itu adalah bukti bahwa dia sayang kepada kita. Dia tidak mau anaknya terjerumus ke jalan yang salah. Dia ingin anaknya menjadi anak yang sholeh/ah dan berbakti kepada ke-2 orang tuanya. Terkadang dia menyuruh kita untuk mengerjakan sesuatu. Jika pekerjaan itu banyak, rasanya berat bagi kita untuk melakukannya. Tapi semua itu tak bisa ditolak, berkata “AH” saja kepadanya, kita akan berdosa karena itu telah menyakiti hati ibu kita. Oleh karena itu, janganlah sekali-sekali dari kita untuk menolaknya, kita harus menerimanya dengan rasa penuh keikhlasan.
Beberapa tahun berselang, ibu kita semakin tua dan tak berdaya. Dan kinilah saatnya bagi seorang anak untuk membahagiakannya dengan penuh rasa kasih sayang. Semua jasa yang telah dilakukan olehnya semasa kita kecil, perlulah kita membalasnya. Dengan waktu luang kita yang masih muda, marilah kita buktikan kebaktian seorang anak kepada orangtuanya. Apa yang diharapkan dahulu olehnya, kita akan segera mewujudkannya dalam waktu singkat ini. Jangan sampai dengan sisa waktu ini, kita malah menjadi anak yang durhaka. Sungguh, sangat merugilah orang yang semasa hidup masih bersama ibunya, tapi dia tidak bisa membahagiakannya.

Jumat, 24 Agustus 2012

Together

        Momen kebersamaan adalah saat-saat yang didambakan oleh setiap orang di muka bumi ini. Saat dimana kita saling menyayangi, saling mengasihi, saling mencintai satu sama lain. Sebuah keindahan yang tidak dapat terlukiskan oleh kata-kata mampu meresap ke dalam ujung kalbu, membuat setiap insan selalu merindukan setiap saat dalam momen kebersamaan.

Jumat, 17 Agustus 2012

Walau Bagaimanapun Kau Tetap Indonesiaku

"Kita belum merdeka. Kita tuh cuma hidup dalam sesuatu yang masih terikat kanan kiri. Orang berpendapat bebas dikit, dihantam. Menyuarakan sesuatu ya
ng benar, ditutupi. Jadi terlalu banyak permainan. Saya belum melihat Indonesia merdeka. Namun itu tidak membuat saya, sebagai generasi sekarang jadi pesimis,"

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat,bangsa Indonesia sudah melewati 67 tahun HUT Kemerdekaannya. Telah banyak proses yang telah dijalani, ada hal baik dan yang kurang baik mewarnai perjalanan panjang selama 67 tahun ini.

Entah bagaimana masyarakat memaknai kemerdekaan Indonesia saat ini,tapi yang pasti HUT RI tidak sekadar upacara formal semata, tidak sekadar perlombaan tujuh belasan, tidak sekadar memasang baliho atau apa pun yang mencerminkan Indonesia merdeka, akan tetapi lebih daripada itu semua adalah bagaimana mentalitas bangsa,mentalitas orang Indonesia dalam memaknai kemerdekaan ini dan kontribusi seperti apa yang mampu kita berikan bersama.

Berapa sering Anda mendengar berbagai ulasan yang kerap mengumbar rasa pesimisme bangsa ini akan maju?, berapa banyak bacaan yang membuat Anda khawatir akan kemajuan negara ini? Berapa banyak yang Anda lihat perilaku-perilaku orang yang senang membuat kekerasan, senang mengambil milik orang lain, senang memanipulasi, di negaranya sendiri.

Kejadian di sekeliling kita yang tidak bernilai manfaat, yang hanya menjatuhkan mental kita,yang hanya membangun sebuah rasa ketakutan dan membuat sebagian orang menjadi hilang harapan, tentu bukanlah sebuah semangat kemerdekaan yang diinginkan bersama.

Setiap tahun kita melakukan ritual kebangsaan, maka sudah semestinya ada sebuah perubahan dan perbaikan setiap tahunnya, khususnya dari semangat dan mentalitas bangsa. Sudah bukan eranya lagi, kalau kita selalu mencari alasan, mencari kambing hitam,menutup-nutupi sebuah persoalan, memelihara pola-pola kerja yang kuno dan tidak produktif, serta kerap melakukan tindakan negatif.

Kita semua berada di perahu yang sama yakni dengan bendera Indonesia, maka dari itu keberlangsungan hidup orang-orang di dalam perahu dan kekuatan perahu itu sendiri ada di tangan kita semua.

Bukan semangat menjatuhkan orang lain yang dibutuhkan di negara ini, bukan semangat untuk meraup keuntungan untuk diri sendiri yang cocok di bangsa ini, melainkan semangat kebersamaan, semangat untuk membangun bangsa ini dengan prinsip moral yang benar.

Saatnya bagi bangsa ini beserta masyarakatnya bangkit dan keluar dari belenggu negatif. Masalah politik, sosial, ekonomi, dan yang lainnya boleh saja menghampiri kita, tapi jangan sampai ketakutan, kekhawatiran, kemalasan, kecurangan, kesedihan, ketidakberdayaan ikut menghampiri kehidupan kita. Bangkitkan kembali semangat, determinasi, antusiasme,kepercayaan diri, sikap mental positif dalam diri kita untuk menghadapi itu semua.

Harapan

Sebuah pepatah mengatakan ”There are no hopeless situations, there are only men who have grown hopeless about them”

Tidak ada situasi yang tanpa harapan, yang ada hanya pribadi yang bertumbuh dengan tidak memiliki harapan terhadap situasi yang ada.

Semangat kemerdekaan adalah semangat penuh pengharapan bahwa ke depan, bangsa ini akan menjadi lebih baik. Sesulit dan sekompleks apa pun permasalahan bangsa ini jangan pernah kehilangan harapan bahwa bangsa ini akan menjadi lebih baik di masa yang akan datang

Tindakan yang Benar

Memang kita tidak ingin punya harapan yang sia-sia atau bermimpi di siang bolong. Harapan menjadi sebuah pondasi, melainkan setiap masyarakat Indonesia memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjalankan tindakan yang benar sesuai perannya masing-masing di negara ini.

Bila saja setiap individu memulai dari diri masing-masing untuk menjalankan sebuah prinsip kebenaran dalam hidupnya, saya optimis bahwa kemerdekaan Indonesia setiap tahunnya akan membawa sebuah perkembangan yang positif. Jangan sekadar teriak merdeka, tapi mentalitas maling.

Jangan sekadar berorasi tentang kebangsaan, tapi mentalitas justru merusak tatanan negara. Mari kita bersama memegang teguh integritas. Apa yang kita suarakan hendaknya sejalan dengan apa yang kita jalankan dalam bermasyarakat dan bernegara.

..dan jangan bertanya apa yang kita bisa dapatkan dari Indonesia, tapi bertanyalah Apa yang bisa kita berikan untuk Indonesia...

Rabu, 15 Agustus 2012

Ketika aku bangun pagi dan merenungkan kunci sukses hidup:

Ketika aku bangun pagi dan merenungkan kunci sukses hidup:

- Jendela kamar bilang: Lihat dunia diluar!

- Langit langit kamar berpesan: Bercita-citalah setinggi mungkin!

- Jam dinding berkata: Tiap detik itu berharga!

- Cermin bilang: Berkacalah sebelum bertindak!

- Kalender berbisik: Jangan menunda sampai besok!

- Pintu berteriak: Dorong yg keras, pergi dan berusahalah...!

Tapi.. tiba-tiba...

Selasa, 14 Agustus 2012


"Jangan Jadi Seperti Buih Yang Tidak Memiliki Pendirian"

photograph by : rahman Fath



"Shirothol Mustaqim"

photograph by : Rahman Fath


"Kekotoran Iman"

photograph by : Rahman Fath


"Cahaya Keimanan"

photograph by : Rahman fath

Senin, 13 Agustus 2012

Yogyakarta, SMA Ar-Rohmah Malang


Akhirnya kegiatan yang ditunggu - tunggu oleh santri Arrohmah terlaksana juga, walaupun ada kendala dalam mengurus keberangkatan ke Kota JOGJA tersebut. Dalam kegiatan itu kita semua kelas XI di Sma Arrohmah berangkat dari tanggal 20 sampai tanggal 21 Juni. Kegiatan ini mebuat kesetressan dan kepusingan kita hilang setelah satu minggu mengikuti ujian akhir semester. Yaaa... bisa juga kegitan inilah satu-satunya yang membuat uang saku kita terkuras habis bis bis.. hahahaha, bahkan uang saku bulan depan pun rela dikorbankan demi membeli semua apa yang ada di JOGJA, ada pula yang mengutang...... hehehe.  Langsng saja kita simak perjalan kami anak-anak SMA Ar-rohmah Malang menulusuri kota seni YOGYAKARTA 




Jumat, 10 Agustus 2012

SURAT BUAT WAKIL RAKYAT


Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung DPR


Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili


Selasa, 10 Juli 2012

Jalan Tidak Selalu Lurus

JALAN TIDAK SELALU LURUS...


Ada tingkungan bernama kegagalan...
    ada bundaran bernama kebingungan...
ada tanjakan bernama teman...
    ada rambu-rambu bernama keluarga...
ada lampu merah bernama musuh...
    ada lampu kuning bernama peluang...


Kita akan mengalami ban kempes dan pecah.

Itulah hidup...tapi.. jika kita membawa:

ban serep bernama tekad...
    mesin bernama ketekunan,...
asuransi bernama iman dan....
    kemudi bernama Tuhan....

              Sampailah kita di daerah yang di sebut sukses dan bahagia....

Cahaya Ilmu


      Di sebuah tempat hiduplah sepasang ayah dan anak. Suatu hari sang ayah berkata pada anaknya "Wahai anakku maukah engkau membelikan ayah sebatang lilin di warung sana?" sang anak tanpa banyak berkomentar  pun langsung keluar membelikan ayahnya sebatang lilin, tak lama kemudian sang anak pun kembali ke rumah dengan sebatang lilin di tangannya lalu langsung menyodorkan lilin tersebut kepada sang ayah " Ini ayahku lilin yang engkau minta " sang ayah pun langsung menerima lilin tersebut seraya berkata " Terima kasih anakku"

Tak lama berselang terjadilah pemadaman listrik, rumah itu pun tak pelak menjadi gelap gulita. Sang anak yang tadi ingat bahwa ia tadi membeli sebatang lilin pun bertanya pada sang ayah " wahai ayahku bukankah tadi ada sebatang lilin yang kubelikan untukmu? gunakanlah lilin itu untuk menerangi rumah kita" Kata sang anak. Mendengar anaknya berkata seperti itu sang ayah pun  tersenyum sambil berkata "belum saatnya anakku, bersabarlah..."

Sabtu, 09 Juni 2012

Perjalanan Hidup

Dalam suatu perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan. Ada kalanya kita mesti berjuang, serta belajar menyingkap segala rahasia kehidupan.

Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita. Setiap hembusan nafas, detik jantung, dari siang menuju malam. Semua menuju titik yang sama, kesempurnaan.

Setiap insan mempunyai hak yang sama atas waktu. Tidak ada seorangpun melebihi dari yang lain. Namun tak jarang setiap kita berbeda dalam menentukan sikapnya. Ada yang berjuang untuk melaluinya dengan membunuh waktu. Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang dia ada.

Apa rahsia terbesar dalam hidup ini? Melewati hari ini dengan

Kamis, 07 Juni 2012

Tentang Kami

Assalamualaikum.. (dijawab yaa..)

Who are us??? ...Kita adalah komplotan siswa XI IPA SMA Ar Rohmah Malang yang dimana salah seorang diantara kami cuman iseng-iseng mendesain blog-nya, yang kemudian otaknya connect dengan togetherness... kemudian apa?? Ia membuat sebuah blog yang disitu kita bisa berbagi, suka maupun duka... yang kemudian kami beri nama "Goresan Seribu Pena", disini terciptalah sebuah pasukan yang berjumlah 9 orang. Siapa sajakah mereka??
  • Ian Achmad P (Malang), => Mungkin pembuka diatas adalah sedikit dari biografinya.
  • Agil Mahasin (Makassar), => Bintang disekolah kami. kenapa karena hanya dia yang bisa menggapai langit.
  • Esa Alfi (Probolinggo), => Mungkin Dia bisa disebut "Sang Rapper", juga mungkin bisa disandingkan dengan "SAYKOJI".
  • M. Itqonul Amal (Depok), => Siswa paling taat pada agama hingga Ia pernah tertidur ketika sholat.
  • Aqiel Al Rosyid (Gresik), => Mempunyai jiwa kepemimpinan kuat, serta mempunyai solidaritas tinggi. Tapi seorang galauers sejati.
  • Tio Arya (Mojokerto), => Punya pemikiran cerdas, pintar memprovokasi sehingga paling sering kabur sekolah.
  • M. Fadhil (Balikpapan), => Biasa dipanggil "Gimbul". berat badanya menjadi kelebihan tersendiri baginya (saudara dari M. Itqonul Amal)
  • M. Nurul Fanani 27 (Sidoarjo), => Siswa yang paling kocak, sangat terobsesi dengan angka 27. Namun bertanggung jawab.
  • Alif Hamka (Sidoarjo), => Siswa yang sangat jayus, paling gak jelas. But he is a smart student.

Something wrong?? Mungkin kota asal kami yang bikin aneh, yaa gak?? Tapi meskipun begitu, kami tetap satu "ISLAM"
 
Copyright (c) 2012 G. Powered by Blogger
Design by ian achmad